Cara Mendapatkan Sponsor dan Kolaborasi untuk Blog
Cara Mendapatkan Sponsor dan Kolaborasi untuk Blog
Evin - Jadi gini, "Hmm, gimana ya caranya supaya blog kecil yang aku kelola ini bisa dilirik sama brand-brand keren dan dapat tawaran kolaborasi?"
Nah, Sebagai blogger yang baru mulai nulis-nulis atau yang sudah beberapa tahun menekuni dunia ini, mendapatkan sponsor dan collab buat blog memang jadi salah satu milestone yang kita impikan, kan?
Terus, gimana sih caranya?
{tocify} $title={Table of Contents}
Bangun Pondasi yang Kokoh
Sebelum kita bahas cara mendekati brand untuk kolaborasi, yuk kita bahas dulu pondasi yang perlu kamu siapkan. Ini ibarat kamu mau nge-date, sebelum mengajak crush kamu kencan, pastiin dulu kamu sudah mandi dan wangi, dong!
Terus, kalau main blog gimana?
1. Tentukan Niche yang Jelas
Coba posisikan dirimu sebagai brand manager. Kamu lebih tertarik bekerja sama blogger yang kontennya campur aduk atau yang fokus di satu bidang? Yap, yang fokus!
"Tapi aku pengen nulis banyak hal, nih!"
Oke, nggak masalah. Tapi coba mulai dengan membangun reputasi di satu bidang dulu. Misalnya kamu suka fashion, travel, dan juga masak. Mulailah fokuskan di salah satu, misalnya travel. Nanti setelah blognya dikenal sebagai travel blogger, baru pelan-pelan masukkan konten fashion atau kuliner dalam konteks.
2. Konsistensi adalah Kunci
Brand akan ngelirik blog yang konsisten update. Mereka mau tau bahwa audiens kamu selalu dapat asupan konten baru dan berkualitas.
Jadwalkan posting blog secara rutin, minimal 1-2 kali seminggu. Kualitas tetap nomor satu, tapi jangan sampai blogmu jadi "kuburan" yang nggak ada update selama berbulan-bulan.
Hal ini juga demi perkembangan blog kalian juga. Kalau jarang update artikel, gimana mau dapat traffik.
3. Bangun Engagement, Bukan Cuma Followers
Jumlah pengunjung dan followers memang penting, tapi engagement jauh lebih bernilai. 500 followers yang aktif komen dan share kontenmu lebih berharga daripada 5000 followers yang silent reader.
Cara meningkatkan engagement:
- Selalu balas komentar
- Ajukan pertanyaan di akhir artikel
- Bikin polling atau survey kecil-kecilan
- Share konten di media sosial dan ajak diskusi
Strategi Mendekati Brand buat Collab
Setelah pondasi siap, saatnya beraksi! Berikut cara-cara jitu untuk mendekati brand dan menawarkan kolaborasi:
1. Buat Media Kit yang Menarik
Media kit adalah CV-nya bloggermu. Ini dokumen profesional yang berisi:
- Profil singkat tentang dirimu dan blogmu
- Statistik blog (pageviews, unique visitors, rata-rata waktu baca)
- Demografi audiens (umur, lokasi, gender, minat)
- Tipe konten yang dibuat
- Contoh kolaborasi yang pernah kamu lakukan
- Testimonial dari brand yang pernah bekerjasama (kalau ada)
- Rate card (opsional)
Desain media kit semenarik mungkin tapi tetap profesional. Ingat, ini first impression yang akan dilihat brand!
2. Mulai dari Yang Kecil
Jangan langsung nembak brand-brand gede. Mulailah dari brand lokal atau UMKM yang sesuai dengan niche blogmu. Mereka biasanya lebih terbuka untuk kolaborasi dan bisa jadi portofolio awalmu.
"Tapi kan brand kecil nggak punya budget gede?"
Nggak masalah! Di awal, fokusmu bukan di bayaran tapi di pengalaman dan portofolio. Terima produk sebagai bentuk bayaran, atau tawarkan barter konten dengan layanan/produk mereka.
3. Ikuti Program Affiliate Marketing
Affiliate marketing adalah cara paling mudah untuk mulai monetisasi blogmu. Kamu nggak perlu menunggu brand menghubungimu, cukup daftar di program affiliate seperti:
- Amazon Associates
- Shopee Affiliate
- Tokopedia Affiliate
- Lazada Affiliate
Kamu akan mendapat komisi untuk setiap pembelian yang terjadi lewat link khusus di blogmu.
4. Manfaatkan Cold Email
Jangan takut untuk mengirim email penawaran ke brand yang kamu incar. Tapi ingat, personalisasi adalah kuncinya! Jangan kirim template yang sama ke semua brand.
Tips menulis cold email caranya:
- Riset dulu tentang brand tersebut
- Sebut nama orang yang kamu tuju (jangan "Dear Admin")
- Jelaskan kenapa blogmu cocok dengan brand mereka
- Tawarkan ide kolaborasi yang konkrit
- Lampirkan media kit
- Akhiri dengan call to action yang jelas
5. Networking di Event Blogger
Dunia blogging itu lebih kecil dari yang kamu kira. Hadirilah event blogger, workshop, atau seminar industri yang sesuai niche-mu. Networking langsung seringkali lebih efektif daripada ratusan cold email.
Pro tip: Siapkan business card sederhana dengan nama blogmu, URL, dan kontak. Jangan lupa juga untuk aktif di grup-grup blogger baik di Facebook, Telegram, atau platform lainnya.
Bentuk Kolaborasi yang Bisa Ditawarkan
Saat mendekati brand, penting untuk menawarkan ide kolaborasi yang spesifik. Beberapa bentuk yang bisa ditawarkan, seperti:
1. Review Produk: Format klasik dimana kamu mereview produk/jasa mereka
2. Sponsored Post: Artikel yang membahas brand/produk mereka dalam konteks yang lebih luas
3. Giveaway: Kerjasama memberikan hadiah untuk pembaca blogmu
4. Brand Ambassador: Kerjasama jangka panjang dimana kamu menjadi "wajah" dari brand tersebut
5. Content Series: Seri artikel tematik yang disponsori oleh brand
6. Workshop/Event Coverage: Meliput event yang diselenggarakan brand
Pertahankan Hubungan Jangka Panjang
Setelah berhasil mendapatkan sponsor pertama, jangan berhenti di situ. Membangun hubungan jangka panjang dengan brand jauh lebih menguntungkan daripada terus mencari kolaborasi baru.
Beberapa tips untuk mempertahankan hubungan:
- Selalu deliver lebih dari yang dijanjikan
- Kirimkan laporan hasil kolaborasi (traffic, engagement, conversions)
- Minta feedback dan terus improvisasi
- Stay in touch bahkan saat tidak sedang berkolaborasi
Jalan mendapatkan sponsor dan kolaborasi memang tidak selalu mulus. Kamu akan menghadapi penolakan, email yang tidak dibalas, atau negosiasi yang gagal. Tapi ingat, setiap blogger sukses juga pernah melewati fase ini. Yang membedakan adalah ketekunan dan kemampuan beradaptasi.
Jadi, siap untuk mulai mengejar kolaborasi impianmu? Go get them, blogger!
Posting Komentar untuk "Cara Mendapatkan Sponsor dan Kolaborasi untuk Blog"